Kerjasama Ekonomi Internasional
I.
Mambangun Perekonomian Indonesia
Berbasis Kebudayaan
“Indonesia sangat kaya dengan
tradisi masyarakat adat- Nya. Ini adalah ‘modal’ ekonomi kreatif dan
pariwisata, missal :1. Borobudur, tetapi juga masyarakat yang masih ada di
sekitarnya. 2. Hamparan sawah yang tampak seperti sarang laba – laba bisa
dilihat sebagai pembagian lahan yang adil, di balik keindahan alam yang ada,
terdapat kearifan local, nilainya 10 kali lipat.” – Marie E. Pangestu
Ekonomi
Kreatif bukan memperdagangkan seni tetapi mempromosikan nilai – nilai yang
lebih layak, sambil melestarikan (dalam arti melindungi asal usul seperti apa
adanya). Yang kita anggap ekonomi kreatif adalah : bagaimana modal budaya itu
ditampilkan dengan melalui suatu proses ekspresi (mencari, menggali dan
mengekspresikan kembali), dipertunjukkan ke dunia luar di luar masyarakat kita.
Dari
modal budaya dan ekspresi yang kita lakukan, timbul modal kreatif , dari modal
kreatif timbul nilai yang kita harapkan terhadap kearifan local kita. Dan dari
semua itu akan timbul apresiasi. Bahan baku atau masukan utama dari ekonomi
kreatif adalah : Seni Budaya, Kearifan local, Seni Tradisi yang ada di
masyakarat adat.
Kementrian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mempunyai kepentingan untuk bekerjasama dan
berhubungan dengan masyarakat adat (sesuai dengan filosofi masyarakat adat :
gotong royong), untuk bersama – sama membangun ekonomi kreatif berbasis seni
budaya, yang di dalamnya terdapat seni pertunjukan, music, kerajinan, fashion,
ini semua terkait dengan kekayaan yang ada di masyarakat adat.
(samdhanainstitute.wordpress.com)
II.
Menjalin Kerjasama Internasional di
Bidang Ekonomi
A.
Pengertian Kerjasama Ekonomi
Internasional
Kerjasama
Ekonomi Internasional adalah kerjasama yang dilakukan satu negara dengan negara
lain atau dengan beberapa negara lain sekaligus. Adapun kerjasama ekonomi
internasional adalah kerjasama beberapa negara yang saling menguntungkan di
bidang ekonomi.
Dalam
sebuah kerjasama ekonomi antar negara, setiap pihak yang melakukan kerjasama
mengharapkan sebuah keuntungan. Hal itu dapat dilihat contohnya dalam kerjasama
negara maju dan negara berkembang. Negara maju membutuhkan bahan mentah untuk
diolah dan diproduksi, sedangkan negara berkembang mesin, peralatan, teknologi,
dan modal dari negara maju.
Ketika
menjalankan kerjasama ekonomi internasional, Indonesia menggunakan politik
bebas aktif. Bebas berarti dapat mengadakan hubungan dengan negara manapun
tanpa paksaan dan ikatan. Sedangkan, aktif berarti turut serta sebagai penjaga
perdamaian dan ketertiban.
Sejatinya,
kerjasama ekonomi internasional mencangkup beberapa hal, yaitu perdagangan
internasional ( barang dan jasa ), pertukaran sarana atau faktor-faktor
produksi, dan hubangan utang-piutang. Dalam perdagangan internasional, biasanya
terjadi atas berbagai barang konsumsi, bahan baku, jasa tenaga ahli, dan
konsultan. Pertukaran sarana produksi meliputi tenaga kerja, mesin, peralatan,
teknologi, dan modal. Sedangkan, hubungan utang-piutang biasanya terjadi karena
kedua kegiatan diatas.
B. Manfaat Kerjasama Ekonomi
Internasional
1. Kemajuan di bidang perekonomian, kemajuan ini dapat di amati
pada perjalanan ekspor dan impor barang serta jasa. Ekspor yang tinggi dapat
menghasilkan devisa yang tinggi pula.
2.
Negara Indonesia dapat di berikan kesempatan dalam mencari dan menimba ilmu
pengetahuan serta teknologi yang berasal dari negara maju.
3.
Dapat memperkuat dalam daya tawar dan posisi Indonesia di mata dunia
internasional.
4.
Setelah kegiatan ekonomi di Indonesia berkembang maka modal dari negara asing
akan dapat ikut masuk.
5.
Tinggi permintaan pada barang maupun jasa baik dari luar negeri dan dari dalam
negeri dapat menekan jumlah harga pokok per unit produksi.
6.
Negara ikut dapat mngimpor barang-barang yang di produksi menjadi lebih mahal.
7.
Dapat meningkatkan kecerdasan, keterampilan serta kreativitas dari para tenaga
kerja yang merupakan tuntutan kegiatan ekspor ke luar negeri secara pesat.
8.
Kemudahan akan mendapat bahan baku dan bahan penolong guna di gunakan dalam
proses produksi.
9.
Dapat membuka lapangan pekerjaan dan dapat menurunkan angka pengangguran dan
kemiskinan yang ada di Indonesia.
C. Kerjasama Ekonomi Internasional Ideal
Kerjasama
Ekonomi yang pastinya menguntungkan bagi kedua belah pihak (Negara) atau lebih
dengan tetap menjaga kelanjutan pembangunan (Suatainable Development)
memperhatikan secara mendalam aspek lingkungan hidup (Green Economy).
Hubungan kerjasama antar negara
(internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi
keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi
terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap
manusia dan negara di dunia. Setiap negara tentu memiliki kelebihan, kekurangan
dan kepentingan yang berbeda. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya
hubungan dan kerjasama internasional. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap
saling menghormati dan saling menguntungkan.
Kerjasama
internasional antara lain bertujuan untuk :
1.
Memacu
pertumbuhan ekonomi setiap negara.
2.
Menciptakan
saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.
3.
Menciptakan
keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya.
Fungsi kerja sama antar
bangsa antara lain :
1. Saling menghargai
dan menghormati ideology masing-masing.
2. Saling menguntungkan kedua belah pihak
dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
3. Meningkatkan penerapan iptek serta
menanggulangi hal-hal yang dapat merusakbudaya.
4. Meningkatkan
kemampuan pertahanan dan keamanan.
5. Mewujudkan
ketertiban dan perdamaian dunia.
D.
Strategi Bila Menjadi Menteri
Pengembangan destinasi wisata Indonesia tersebut adalah
investasi dengan konsep hijau Strategi pengembangan tersebut memiliki tiga
unsur yaitu aksesibilitas, fasilitas, dan daya tarik. Pariwisata telah
menyumbang devisa Negara yang cukup besar bagi Indonesia, telah menyadari
pentingnya sector pariwisata terhadap perekonomian Indonesia dikarenakan
pertumbuhan pariwisata di Indonesia selalu di atas pertumbuhan ekonomi di
Indonesia.
Pengembangan pariwisata yang menunjang
pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai
berikut :
1. Perlu ditetapkan beberapa
peraturan yang berpihak kepada peningkatan mutu pelayanan pariwisata dan
kelestarian lingkungan wisata, bukan berpihak kepada pihak – pihak tertentu.
Selain itu perlu diambil tindakan tegas bagi pihak – pihak yang melakukan
pelanggaran terhadap aturan yang telat ditetapkan.
2. Pengelolaan pariwisata akan
melibatkan warga setempat.
3. Kegiatan promosi yang
dilakukan harus beragam.
4. Perlu mentukan DTW – DTW utama.
5. Pemerintah pusat menjalin
kerjasama dengan pihak swasta, dan pemerintah daerah setempat, dengan system jujur,
terbuka, dan adil.
6. Perlu dilakukan pemerataan
arus wisatawan bagi semua DWT yang ada diseluruh Indonesia.
7. Melakukan sosialisasi
kepada warga di wilayah pariwisata.
8. Sarana dan Prasarana.
Video di atas adalah beberapa contoh Pariwisata di Indonesia, masih lebih banyak lagi tempat - tempat yang sangat bagus dan Indah. Dan inilah tugas Pemerintah dan seluruh warga negara Indonesia untuk mempromosikan Pariwisata di Indonesia.
E.
Negara – Negara yang akan menjalin kerjasama ekonomi internasional
Yang kita ketahuin Indonesia sangat
kayak akan sumber daya alam, pemandangan alam yang sangat mempesona dan
menyihir mata siapapun yang melihatnya, dengan ini saya akan menjalin kerjasama
dengan negara China karena Negara China adalah Negara yang berani menanam
saham/Investasi yang sangat tinggi di Indonesia dalam bidang Pariwisata. Selanjutnya
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dua Negara Islam dan yang kaya akan minyak bumi,
akan menanamkan modal yang besar di Indonesia.
#TheNextIndonesiaLeader
#InspiringAndlnnovative
#EconomicWritingChallang
#71’18

Komentar
Posting Komentar